Konflik Urusan Administrasi Berujung Baku Hantam, Pambakal dan Sekdes Jadi Korban

Faktabanua.my.id, Haruyan – Suasana memanas di Desa Haruyan, oknum Babinsa diduga melakukan pemukulan terhadap Pambakal dan Sekretaris Desa usai terjadi kesalahpahaman.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 15.00 Wita, memicu keprihatinan masyarakat setempat.

Awal mula konflik bermula ketika Babinsa berinisial S meminta tanda tangan pada sebuah berkas resmi yang melibatkan pihak desa untuk keperluan pelaporan.

Setelah dokumen ditandatangani, ia meminta agar berkas tersebut segera dikirim dalam bentuk file digital agar laporan bisa segera diselesaikan.

Saat itu, Sekdes yang berinisial D sedang dalam perjalanan menyetir kendaraan sehingga tidak sempat mengecek panggilan dan pesan masuk dari Babinsa.

Ketika bertemu di rumah Pambakal, oknum Babinsa tersebut tidak mau mendengar alasan dan langsung meluapkan emosinya dengan melakukan kekerasan.

Pambakal R yang berusaha melerai dan menenangkan situasi justru ikut menjadi sasaran, hingga terjadi perkelahian fisik yang beruntung bisa dipisahkan warga dan tidak menelan korban jiwa.

Kepala Desa Haruyan dan pihak Kecamatan saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar kami juga sudah tahu pemukulan itu,” ujar salah satu pegawai kecamatan yang enggan disebutkan namanya, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar memastikan pihaknya sudah menerima laporan dan sedang menindaklanjuti kasus ini.

“Kemarin sudah dilaksanakan mediasi melibatkan pihak terkait berembug bersama, untuk permasalahan ini diselesaikan dengan kekeluargaan,” ujarnya menegaskan. (FB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *