
Faktabanua.my.id, Barabai – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat pengawas baru dalam sebuah upacara khidmat di Pendopo Bupati, Jumat (1/5/2026).
Momen strategis bertepatan dengan Hari Buruh Internasional ini menjadi simbol dimulainya babak baru birokrasi daerah yang dituntut lebih gesit, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan publik di era digital.
Pelantikan didasarkan pada Keputusan Bupati Nomor 800.1.3.3/06-MKHP/BKPSDMD/2026 yang merekomendasikan mutasi strategis untuk mengisi posisi kunci seperti Kepala Dinas Perhubungan hingga sejumlah Lurah dan Kepala Seksi vital.
Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dilantik Azmi Hamidi, menduduki jabatan strategis sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Selain itu, sejumlah nama lain juga mendapatkan kepercayaan baru, antara lain Sam’ani Sebagai Kasi Kesra Kecamatan Pandawan, Asmara sebagai Kasubag keuangan dan pelaporan Kecamatan Hantakan, Sumarta Sebagai Lurah Barabai Utara, Hendra Naparin Sebagai Lurah Barabai Darat, Sapariansyah Sebagai Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Masrani sebagai Kasi Kesra Kecamatan Batang Alai Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menekankan bahwa jabatan baru ini bukanlah hadiah atas prestasi masa lalu, melainkan amanah berat untuk menghadapi tantangan transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin nyata.
“Jabatan yang saudara emban hari ini adalah amanah yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada Negara dan Pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat, bahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati dalam amanatnya yang menyentuh hati para pejabat yang dilantik.
Samsul Rizal secara khusus menginstruksikan lima pilar utama bagi pejabat baru: menjaga integritas tanpa kompromi, memprioritaskan kualitas pelayanan, adaptif terhadap inovasi teknologi, membangun kolaborasi solid antar-dinas, serta menerapkan kepemimpinan yang membumi.
Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di atas 5 persen harus diterjemahkan oleh daerah melalui percepatan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia agar HST tidak tertinggal dari arus perubahan global.
Para pejabat baru diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing, meninggalkan cara-cara lama yang lambat, dan beralih pada metode kerja baru yang efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Upacara ditutup dengan pembacaan pantun khas Banjar oleh Bupati yang mendoakan agar para pejabat baru dapat bertugas dengan ikhlas, cerdas, dan tuntas demi mewujudkan Bumi Murakata yang semakin sejahtera.
Dengan dilantiknya tujuh wajah baru ini, Pemerintah Kabupaten HST optimis dapat mempercepat roda pemerintahan dan memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat di tahun 2026 ini. (FB)



