Revitalisasi Pendidikan TA 2025 Diperesmikan, Bupati HST Targetkan 119 Sekolah Tahun Depan

HARUYAN, HST – Acara syukuran dan peresmian revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025 dilakukan di SDN Pangambau Hilir Luar dengan kehadiran Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal dan berbagai unsur terkait.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA di halaman sekolah tersebut, menjadi bagian dari serangkaian peluncuran fasilitas pendidikan yang telah melalui proses perbaikan dan peningkatan secara menyeluruh. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten HST.
Bupati Samsul Rizal membuka acara dengan salam hormat kepada seluruh undangan yang hadir. “Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, nikmat, dan karunia-Nya sehingga kita semua dapat berhadir, berkumpul, bersilaturahmi di tempat ini dalam acara syukuran dan peresmian revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025,” ucapnya dalam sambutannya.
Pemerintah daerah mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan program ini. Bantuan dari pusat, kerja sama antara Dinas Pendidikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta kontribusi dari guru, kepala sekolah, dan pengawas menjadi pijakan utama keberhasilan pelaksanaan. Kolaborasi dan gotong royong dinilai sebagai kunci untuk mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Revitalisasi satuan pendidikan termasuk dalam program strategis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana berkualitas. Upaya ini tidak hanya fokus pada perbaikan struktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kenyamanan ruang belajar, keselamatan warga sekolah, serta penyediaan perangkat teknologi pendidikan modern. Fondasi pendidikan yang kuat dipercaya akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Sebanyak 55 satuan pendidikan di Kabupaten HST mendapatkan perhatian revitalisasi pada tahun ini. Angka sekolah rusak berat dan ringan mengalami penurunan signifikan antara 16 hingga 33 persen. Ruang kelas, laboratorium, serta sarana penunjang menjadi fokus perbaikan untuk jenjang TK, SD, dan SMP, dengan alokasi dana dari APBD dan APBN yang dialokasikan secara tepat sasaran.
Komitmen pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan tercermin dari penetapan anggaran pendidikan sebagai prioritas utama dalam APBD. “Kami juga akan siap berkoordinasi dan mendukung program dari Pemerintah Pusat secara konsisten. Semoga tahun 2026 kita bisa mendapatkan banyak bantuan revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,” jelas Bupati.
Pemerintah daerah telah mengajukan usulan revitalisasi untuk 119 sekolah ke kementerian terkait. Bupati berkomitmen untuk menindaklanjuti permohonan tersebut secara langsung agar proses dapat berjalan lancar. Langkah ini dipercaya akan mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di seluruh pelosok Kabupaten HST.
Harapan utama dari program ini adalah fasilitas yang telah direvitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal, dijaga, dan dirawat bersama oleh seluruh komponen masyarakat. Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati HST sebagai tanda resmi beroperasinya fasilitas sekolah yang telah melalui proses revitalisasi. ( Hazizi )
