Pemkab HST Salurkan Logistik dan Siapkan Infrastruktur Permanen di Desa Kayu Rabah

Pemkab HST Salurkan Logistik dan Siapkan Infrastruktur Permanen di Desa Kayu Rabah

PANDAWAN, HST – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendistribusikan ratusan paket sembako sebagai langkah konkret dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2026) di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, dengan dipimpin langsung oleh Bupati HST Samsul Rizal. Kehadiran beliau didampingi oleh Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi serta Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi guna meninjau kondisi terkini di lapangan.

Sebanyak 149 paket logistik diserahkan secara simbolis kepada warga yang kini kesulitan memenuhi kebutuhan harian akibat genangan air. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masa darurat yang melanda pemukiman penduduk.

Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sembako, melainkan juga pada mitigasi risiko jangka panjang. Strategi ini diambil agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban siklus banjir tahunan yang merugikan.

Pemerintah daerah telah merancang program penguatan infrastruktur, seperti optimalisasi drainase dan perbaikan elevasi jalur transportasi utama. Langkah tersebut dianggap vital agar roda perekonomian desa tetap berjalan meski intensitas hujan sedang meningkat.

“Peninggian jalan diperlukan agar akses warga tetap bisa dilalui saat banjir, sementara normalisasi sungai diharapkan mampu memperlancar aliran air,” jelas Samsul Rizal.

Kondisi sosiologis masyarakat setempat saat ini cukup tertekan mengingat banjir telah melumpuhkan aktivitas rutin selama hampir tiga pekan. Sekitar 170 kepala keluarga di Desa Kayu Rabah terpaksa menghentikan kegiatan bertani dan berdagang karena rumah mereka terendam air.

Kepala Desa Kayu Rabah, Jusnan Gunanto, menyebutkan bahwa pendangkalan sungai menjadi salah satu faktor utama yang memperparah durasi genangan. Ia sangat mengharapkan realisasi perbaikan fisik segera dilakukan oleh dinas terkait guna memulihkan fungsi lingkungan.

“Bantuan ini sangat membantu, namun yang paling kami harapkan adalah solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang,” ungkap Jusnan.

Selain menyentuh wilayah Kayu Rabah, bantuan serupa juga disalurkan secara simultan oleh Dinas Sosial dan BPBD ke beberapa titik terdampak lainnya. Desa Mahang Matang Landung menerima 22 paket sembako, disusul oleh Desa Binjai Pirua dengan 25 paket logistik tambahan.

Melalui peninjauan komprehensif ini, Pemkab HST berkomitmen melakukan pemulihan secara bertahap dan terukur di seluruh wilayah terdampak. Target utamanya adalah mengembalikan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat agar kehidupan kembali berjalan normal dalam waktu singkat. ( Ramli )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *