17 Pejabat Baru Resmi Dilantik di Pemerintah Kabupaten HST

17 Pejabat Baru Resmi Dilantik di Pemerintah Kabupaten HST

BARABAI, HST – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah melantik dan mengangkat total 17 orang untuk jabatan pimpinan, administrator, pengawas, serta jabatan fungsional pertama kalinya.

Acara berlangsung pada Jumat (30/1/2026) malam di Pendopo Bupati HST, dengan kehadiran Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan para kepala dinas serta camat se-Kabupaten HST. Kegiatan ini merupakan langkah untuk memperkuat struktur kepegawaian, menyegarkan sistem kerja pemerintah, dan memastikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Sebagian besar pejabat diangkat untuk jabatan struktural, mulai dari eselon 1 hingga eselon 4A. H. Muhammad Rusdianto menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sementara Rafinor Rahman memimpin Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah, dan H. Budi Haryanto menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Selain itu, Zainal Arifin menjabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Ahmad Marzuki mengelola bidang mutasi dan hukum di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah. Pengangkatan administrator juga diberikan kepada Rayjudin Nur untuk menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri tanggal 15 Januari 2026.

Selain jabatan struktural, dua orang diangkat untuk jabatan fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama di Inspektorat HST. Riyan Fadhillah diangkat pertama kali berdasarkan keputusan bupati tanggal 15 Desember 2025, sedangkan Nor Rizkia mendapatkan jabatan serupa melalui pemindahan berdasarkan keputusan tanggal 29 Desember 2025. Kedua keputusan tersebut berlaku mulai hari pelantikan dengan ketentuan akan dilakukan perbaikan jika ditemukan kekeliruan data.

Dalam sambutannya, Bupati HST Samsul Rizal mengucapkan selamat dan menjelaskan bahwa rotasi serta promosi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja dan kapasitas aparatur. “Pelantikan ini hendaknya dapat dimaknai untuk kepentingan sudut pandang organisasi agar lebih memperlancar pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, terutama untuk kesempurnaan pelayanan publik yang diterima masyarakat,” ucapnya. Bupati juga menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan integritas, menghindari penyalahgunaan jabatan, serta menyusun program kerja sejalan dengan rencana pembangunan daerah agar HST menjadi lebih religius, sejahtera, dan bermartabat. ( Rizali )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *